Selasa, 17 Juni 2014

Ketika Gus Dur memuji Prabowo sebagai satu-satunya Presiden yang ikhlas, saya jadi teringat pernyataan serupa Gus Dur di tahun 2001 silam tentang halalnya bumbu masak Ajinomoto. Padahal, MUI telah menemukan bukti nyata bahwa ada kandungan dalam Ajinomoto yang memenuhi syarat keharaman.

Terlepas dari perbedaan pandangan Gus Dur dengan MUI itu, ada tujuan tersendiri Gus Dur dari maksud pernyataanya. Dengan pembelaan itu, Gus Dur bermaksud menjaga stabilitas perusahaan Ajinomoto yang menaungi ribuan pekerja. Bagaimana jadinya bila Ajinomoto tutup dan pekerjanya di-PHK?

Di samping itu, pembelaan Gus Dus terhadap Ajinomoto itu memberi pelajaran penting bagi Ajinomoto untuk memperhatikan kehalalan produknya yang dipasarkan di kalangan orang Indonesia yang mayoritas muslim. Karenanya, Ajinomoto menjadi mawas diri dan memperbaiki diri.
"pembelaan Gus Dus terhadap Ajinomoto itu memberi pelajaran penting bagi Ajinomoto untuk memperhatikan kehalalan produknya 
Anda dulu ingat, bagaimana Gus Dur mempopulerkan "selamat pagi" dan bukan "assalamu 'alaikum"?
Tahukah apa reaksi masyarakat muslim? Justru masyarakat muslim semakin menyemarakkan dan mempopulerkan "Assalamu 'alaikum". Dan inilah sesungguhnya yang dikehendaki Gus Dur.


Tentang "Ikhlasnya" Prabowo
Hal serupa inilah, yang sangat mungkin dilakukan Gus Dur terhadap Prabowo.
Semua orang tahu, Prabowo telah berusaha mendapatkan jabatan Presiden RI sejak tahun 2004, dari keikutsertaannya di konvensi Partai Golkar waktu itu, mendirikan Partai Gerindra dan lolos sebagai Cawapres di 2009, dan sekarang kali ketiga menjadi Capres.

Apa yang dilakukan Prabowo ini, jelas menjadi bukti tak terbantahkan bahwa Prabowo begitu berambisi menduduki jabatan Presiden. Sekian lama waktu dan sekian dana dikeluarkan hanya untuk mengejar satu jabatan.

Namun, lagi-lagi Gus Dur membuat sebuah pernyataan yang kontroversial.
Secara harfiyah orang akan mengira bahwa Prabowo itu ikhlas seperti yang disampaikan Gus Dur.
Tetapi sesungguhnya, Gus Dur tidak sedang menunjukkan bahwa Prabowo itu benar-benar ikhlash.

Gus Dur dengan kemampuan ilmu 'balaghah' tingkat tingginya itu sebenarnya sedang mengharapkan Prabowo menjadi orang yang ikhlash.

Ikhlas ketika menjadi Presiden? Bisa jadi.
Dan ikhlash bila tidak jadi Presiden. Bisa juga.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -