Kamis, 10 Januari 2013

MENGINGKARI DOA YG TERKABUL (I)
"Ya Allah, hatiku sempit dan jiwaku gundah. Tidakkah Engkau ampuni dosa-dosaku padahal tiap hari aku berdoa mohon ampun pada-MU?"

"Hai, hambaKu. Bukankah Aku ampuni dosa-dosamu, dengan sakit yg kau derita, dengan perdaganganmu yang merugi, dengan rencanamu yang gagal, dengan kerja beratmu dengan sdikit upah, dan dengan segala kesusahanmu itu. Tapi justru kamu menggerutu, mengeluh, marah-marah, tidak sabar dan tidak ikhlas. Engkau menolak ampunanKu yg telah Kuberikan. Dan dosamu kini masih mengendap di hatimu itu."

MENGINGKARI DOA YANG TERKABUL (II)
"Ya Allah, tiap hari aku berdoa agar Engkau bimbing aku menjaga sholatku. Tp tetap kacau juga shalatku. Gmn ya Allah?"

"Hai, hambaKu.. Bukankah Aku buat kamu kebelet pipis saat waktu shalat tiba; Aku ilhamkan pd panitia utk membuat break ishoma dlm acaramu; Aku bocorkan kendaraanmu didepan masjid ashar itu; Aku buat temanmu mengajakmu; Aku padamkan listrik saat magrib shg TV-mu mati; Aku perbagus suara muadzin di masjidmu; dan banyak lagi; tapi... kau sia-siakan bimbinganKu itu. Aku telah kabulkan doamu itu dan kau mengingkarinya."

MENGINGKARI DOA YG TERKABUL (III)
"Ya Allah, tiap hari aku berdoa agar Kau limpahkan rezeki halalan thoyiban lg berkah. Tapi mengapa tetap begini juga penghidupanku. Gak banyak berubah. Gmn ya Allah?"

"Wahai hambaKu, sudah berkali-kali Aku gagalkan usahamu yg mengandung riba; Aku gagalkan cita-citamu bekerja pd lahan yg sebenarnya sempit; sudah Aku ilhamkan kpdmu berwirausaha; sudah Aku datangkan org2 yg siap menerima sedekahmu; sudah Kubuka pintu2 silaturahmi utkmu; Aku luaskan kesempatanmu berbuat lebih utk agamamu; dan bnyk jalan pembuka rejeki yg berkah telah Ku bentangkan; tapi.. kau ingkar, kau enggan, kau memilih berbuat semaumu sendiri."

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -