Kamis, 10 Januari 2013

Kalau temen-temen mau menghidupkan Tahun Hijriyah ambil langkah ini bersama-sama:
  1. Tidak usah mencela Tahun Miladiyah
  2. Di tiap tempat masing-masing, mulai terbitkan kalender bulannya berdasarkan bulan2 di Th Hijriyah, mulai 1 muharram, bukan 1 januari. Kalender Miladiyahnya pelengkap aja.
  3. Susun program tahunan Anda dimulai Muharram dan tutup tahunnya Dzulqo'dah. Ramadhan jadikan semacam cuti (akumulasi libur tahunan).
  4. Jangan lupa liburnya ganti hari Jumat, dan Minggunya (maaf Ahad-nya) tetap masuk.
  5. Jangan lupa pula, lebaran tetapkan di awal tahun. Dihisap. Tidak perlu berselisih lagi, yg penting ukhuwah. (Kalender hingga tahun 3000 sudah tersusun. Masih dibahas juga. Ego aja itu.)
  6. Siapkan mental komunitas Anda dari tekanan situasi, a.l: a) hari Ahad masuk, sedangkan yg lain libur. b) hari Jumat libur, dinas lain bikin urusan
  7. Syukuri dan pupuk kebijakan komunitas ini dgn menikmati keselarasan aktivitas dgn "kalender" agama: a) Sholat jumat lebih khusuk. Tidak nanggung seperti dinas lain: dikatakan masuk, tp tersita utk jumatan. Dikatatan jumatan, juga kurang khidmat. b) puasa Ramadhan dan lebaran juga lebih khusuk bermuhasabah. Urusan piket kerja tetap jalan, tapi tidak terporsir. C) durasi hari kalender Hijriyah lebih pendek rata2 10-12 hari dibanding Miladiyah. Itu artinya lebih efisien, bergerak dan berputar lebih cepat dibanding pengguna Miladiyah. Selangkah lebih cepat. d) banyak lembaga Islam, pesantren dsb yg telah menerapkan itu. Konsultasi dgn mereka, dan yg pasti mereka telah siap sedia menjadi teman Anda. e) bila perlu, rayakan besar2an tahun baru Hijriyah ini dengan festival religi akhir tahun. Kalau petasan dan kembang api dilarang, gelar takbir atau simakan Quran diseluruh masjid. (Ini bukan bid'ah, tapi syiar, fleksibel dan tidak boleh baku) f) jgn lupa niatkan ini ibadah syiar dan menciptakan suasana iman, utk agama mulia ini. Sebab suasana itu penting.
  8. Berani tidak?

#hari ini hijriyah tgl berapa sih? hehehe..

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -