Senin, 23 Januari 2012

Sholat bukanlah kegiatan ibadah untuk menenggelamkan diri agar tidak sadar. Akan tetapi merupakan kegiatan ibadah untuk menenangkan diri setenang mungkin, merenungi dan menyelami hakekat hidup, tujuan hidup dan komunikasi dengan Yang Menciptakan Hidup

Inilah beberapa tips agar sholat kita khusuk...



1) Tingkatkan anggapan kita bahwa sholat itu penting. 
Anggaplah dan yakinlah bahwa sholat itu sangat penting. 
Sholat tidak hanya jadi 'tabungan' pahala di akherat, tapi juga merupakan 'solusi' praktis dan nyata dalam kehidupan dunia kita. Sholat lima waktu akan menyelesaikan seluruh masalah kita di hari itu. Sedangkan sholat-sholat sunnah akan menyelesaikan urusan-urusan tertentu yang datang kepada kita. Diriwiyatkan bahwa Rasulullah SAW bila terhimpit suatu masalah, maka beliau bersegera shalat. Siapa saja yang sholat akan bersih jiwanya, lurus pribadinya, semakin kuat imannya, selesai berbagai masalahnya, dan ringan menghadapi sesuatu yang amat berat sekalipun.

2) Tenangkan diri dan buat persiapan sebelum sholat
Usahakanlah tenang sebelum sholat. Atur nafas Anda dan jangan terburu-buru. Sebelum sholat duduklah dengan tenang, fikiran ditenangkan, tubuh ditenangkan, tidak tegang, dan rileks, usahakan membaca dzikir, istighfar, tasbih, tahmid, atau membaca quran, syukur bisa sholat sunnah dulu (bila mau mengerjakan sholat fadhu).... sembari mempersiapkan jiwa agar benar-benar hadir ketika sholat tiba. Jadi bila kita ingin khusuk dalam sholat, janganlah begitu langsung melakukan sholat fadhu tersebut, tetapi dahului dengan sholat sunnah dulu atau duduk berdzikir, menenangkan diri, mengingat Allah, meyakini ADA-nya Allah, pengaruh-Nya, kekuasaan-Nya yang langsung kepada hidup kita. Untuk melakukan ini, diperlukan niat sungguh-sungguh menyediakan waktu sholat, tidak datang ke tempat sholat ketika iqomah tiba, tetapi usahakan beberapa saat sebelumnya. Ketika mendengar adzan, jangan berfikir nanti saja ke masjid kalau sudah iqomah, ini alamat sholat kita tidak akan khusuk. Tanpa ini, sulit diharapkan sholat bisa khusuk. 

3) Pahami bacaan sholat. 
Bacaan-bacaan dalam sholat bukanlah sekedar dihafal luar kepala. Tetapi harus difahami, diresapi dan dihayati. Perdalamlah makna-makna bacaan sholat dari waktu ke waktu. Baca terjemahannya, tafsirnya, asbabun-nuzulnya (kisah-kisah yang menyertai turunnya), makna kata per kata-nya, tanamkan betapa agung-Nya Allah yang tersirat dari bacaan-bacaan itu (ketika kita membacanya).
Sholat bukanlah mengheningkan cipta dan bukan proses menghilangkan kesadaran diri. Sholat bukan... "semakin tidak sadar, semakin baik", tetapi sholat khusuk adalah kondisi sadar, fokus dalam ketenangan dan meresapi bacaan yang dibaca, tenang membacanya, menikmatinya, meresapinya, meyakininya, dan merasakan benar-benar sedang menyampaikan sesuatu kepada-Nya.

Di antara contoh bacaan sholat yang bisa kita resapi seperti berikut ini:
"Innii wajjahtu wajhiya lillaadzii fatoros-samawaati wal-ard.... haniifam-muslimaa wa maa anaa minal-musyrikiin"

Ketika membaca kalimat di atas, dalam hati kita bisa memaknainya seperti ini..
"Aku kini tengah menghadap diriku di hadapan-Mu wahai Sang Maha Pencipta, Penggenggam langit dan bumi... dengan jiwa lurus dan penuh kepasrahan ku hadapkan diriku pada-Mu... dan sungguh aku bukan termasuk orang yang menyekutukan-Mu, aku bukan termasuk orang yang merendahkan kemahakuasaan-Mu... Ya Allah aku bukan termasuk mereka itu...." 
Mungkin akan semakin dalam suasana yang kita rasakan, bila kita merasa tengah berada di luasnya Asry (sekalipun  belum pernah kita lihat), alam semesta begitu kecil di bawah kita, sedang di depan kita ada Yang Maha Besar... Dia tengah menatap kita...

Atau dengan iftitah satunya...
"Allaahuma baa'id bainii wa baina-khotooyaaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal magrib"

Ketika membaca kalimat di atas, dalam hati kita bisa memaknainya seperti ini..
"Ya Allah, hambamu ini berlumur penuh dosa, penuh kesalahan, ketidaktaatan, pembangkangan, pengingakaran, alfa-lalai-khilaf, penuh keragugan kepada-Mu...maka jauhkan diriku ini dari semua kesalahanku selama ini sejauh-jauhnya... sebagaimana Engkau telah jauhkan antara timur dan barat" 

Dengan cara-cara di atas, insya Allah sholat kita bisa bertambah khusuk. Ada hal-hal prinsip yang sebelum hal di atas dilakukan yang harus dipenuhi, seperti hindari dari memakan makanan haram (bertaubatlah...), bekerja dan mencari penghidupan dengan cara haram, dan khusus untuk sholat fardhu usahakan berjama'ah...

  

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -