Minggu, 18 Desember 2011


Sikap kita biasanya...
Ketika kita ada masalah (rumah tangga kacau, anak membangkang, kerjaan ruwet, atasan menekan, bawahan tidak taat, dst) kita biasa mencari dan mengkaitkan dengan hukum sebab-akibat "semata", menyorotinya dengan logika matematika, hal-hal ilmiah dan menganggapnya sebagai salah satu cara terampuh menyelesaikan masalah.

  • Ketika anak suka membangkang, maka kita mencari tahu apa penyebabnya di luar sana dan bahkan menyalahkan orang lain.
  • Ketika anak buah kita tidak nurut, maka kita mengira bahwa kita terlalu lembek atau kurang memberi sangsi tegas.
  • dst.

Sikap kita semacam ini seolah menunjukkan cara pandang kita yang salah, yaitu :
  • Kita percaya bahwa Allah mendatangkan masalah di dunia ini selalu disertai solusinya, dan tugas kita mencari solusi itu tanpa perlu "sering-sering" melibatkan Allah.
  • Kita percaya bahwa kita bisa menyelesaikan dengan mengerahkan segenap daya-upaya, pengetahuan dan pengalaman kita, maka semua masalah bisa selesai tanpa bantuan atau pertolongan Allah. Na'udzubillah.

Kisah yang bisa dicontoh
  • Seekor kuda gagah yang semula beringas dan suka membuat onar, tiba-tiba menjadi jinak dan manut setelah dibeli oleh seorang Kyai yang shaleh. 
  • Anak-anak dalam sebuah keluarga menjadi sulit diatur, menyusahkan dan selalu mendatangkan masalah bagi orang tuanya, dan ketika orang tuanya bertaubat dan sungguh-sungguh memperbaiki dirinya, akhirnya anak-anaknya pun menjadi taat, patuh dan berubah lebih menghormati orang tuanya. 
Langkah terbaik
Selain tetap mencari cara-cara logis menyelesaikan masalah, janganlah lupa akan keterlibatan aktif Allah dalam segala urusan makhluk-Nya. Sebagai orang yang beriman, tidaklah pantas mengabaikan Allah SWT dalam setiap persoalan yang kita hadapi.

Bukan saja bagaimana kita berdoa agar masalah kita diselesaikan, tetapi bagaimana kita memperbaiki diri kita dan ketaatan kita kepada-Nya. Sebab bisa jadi Allah mendatangkan masalah kepada kita sebagai teguran karena kekurangtaatan kita kepada-Nya.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -