Selasa, 06 Desember 2011

Terkait dengan posting sebelumnya tentang 'kekecewaan' saya pada Tutur Tinular versi 2011 Indosiar, saya jadi teringat dengan angan-angan saya akan kesaktian Arya Kamandanu yang kalau dipikir-pikir benar-benar tidak ada tandingannya. Bagaimana tidak?!

Kemampuan offensive (menyerang)
Dengan bekal Aji Seipi Angin, pedang Nagapuspa berikut penguasaan Jurus Nagapuspa tahap Ketiga, rasanya sulit bagi siapapun untuk lepas dari serangan Arya Kamandanu. Sebuah paket kemampuan offensive (menyerang) yang sempurna.

Kemampuan defensive (bertahan)
Selain berbekal kemampuan menyerang yang sedahsyat itu, Arya Kamandanu juga dibekali kemampuan defensive (bertahan) yang luar biasa, yaitu Aji Nagapuspa Kresna. Sebuah ajian yang disebabkan oleh gigitan ular Nagapuspa Kresna, sehingga setelah menakhlukan ajian ini Kamandanu bisa bertahan dari senjata jenis apapun, racun jenis apapun, dan pukulan jenis apapun. Bahkan dengan ajian ini, Kamandanu memiliki tenaga yang luar biasa besar. Sehingga digambarkan dalam sandiwara radio dulu, ketika hendak membasmi perampok anak buah Empu Tong Bajil yang banyak, Kamandanu terpaksa mengangkat "batu sebesar rumah kepala desa".

Dengan dua kemampuan itu, rasanya sulit bagi pendekar manapun untuk bisa mengalahkan Kamandanu. Terhitung musuh-musuh 'resmi' Kamandanu dalam Tutur Tinular seperti Empu Tong Bajil, Arya Dwipangga (Pendekar Syair Berdarah), Dewi Sambi, Wong Agung serta Rakuti. Kesemuanya dapat dikalahkan Kamandanu dengan telak. Sekiranya Tutur Tinular hendak dibuat filmnya, saya berangan-angan andaikan saja Arya Kamandanu dimunculkan lagi dan dipertemukan dengan musuh-musuh yang lebih banyak lagi. Tentu akan sangat seru sekali. (Kalau dari Tutur Tinular versi 2011 Indosiar ini rasanya saya takkan bisa berharap. Dari ceritanya aja udah ill feel banget).

Dalam lempengan peninggalan Empu Sasih (Kakek guru Arya Kamandanu) terdapat 3 kalimat:
1. Cakar Nogo Kinurat Papat, Hanawut Angkoso
2. Petit Nogo Kinurat Papat, Pusoko Ranonggo Madyo
3. Rajah Nogo Kinurat Papat, Sifat Papat Minongko Roso Janmo

Cakar Nogo Kinurat Papat, Hanawut Angkoso
Tahap pertama dari Jurus Naga Puspa adalah 4 buah jurus yang berasal dari Cakar Naga dengan menggunakan tangan kosong

Petit Nogo Kinurat Papat, Pusoko Ranonggo Madyo  
Tahap kedua dari Jurus Naga Puspa adalah 4 buah jurus yang berasal Ekor Naga dengan menggunakan sebuah Pedang Pusaka, pada tahap ini Ajian Seipi Angin mulai digunakan.

Rajah Nogo Kinurat Papat, Sifat Papat Minongko Roso Jalmo
Tahap ketiga dari Jurus Naga Puspa adalah 4 buah jurus yang berasal Guratan Garis Tangan Seekor Naga dengan menggunakan 4 kekuatan Penjuru Angin ( Timur, Barat, Utara dan Selatan ) yang bersumber dari sifat alam yaitu Bumi, Air, Angin dan Api. Pada tahap ini diperlukan suplai tenaga besar dari Nagapuspa Kresna dan inilah tahap terakhirdari Jurus Naga Puspa ciptaan Empu Sasih (Guru Empu Lunggah, Empu Ranubaya, Empu Hanggareksa). Empu Sasih adalah murid Empu Gandring (pencipta keris legendaris itu)
Kalau dari Film Tutur Tinular yang dibintangi Anto Wijaya kemaren, cukup mewakili, cuma yang buat saya 'agak' kecewa adalah dihilangkannya "kemampuan defensife" (Aji Nagapuspa Kresna) Kamandanu ini, diganti dengan Ajian Pedang Naga Puspa. Seandainya tetap ada, alangkah serunya.... Anda pasti teringat, bagaimana dengan perkasa Kamandanu bertahan dan berteriak nyaring ketika dihantam pukulan oleh Aji Segara Geni?? Seru bukan...

Untuk mendownload Intro Tutur Tinular Sandiwara Radio bisa Anda download dengan mengklik link di bawah ini.

Sandiwara Radio Aryakamandanu Jebol Benteng Kediri.Mp3 

{ 5 komentar... read them below or Comment }

  1. betul aq setuju... yg dulu lbih mndekati hayaln.. yg skrg lbih mmuakkn..

    BalasHapus
  2. betul banget, yang versi 2011 sangat2 bertentangan dengan cerita yg dulu....ane masih lebih suka yg versi dulu :)

    BalasHapus
  3. masih seru versi sandiwara radio ketimbang film yg ada di tv...klo layar lebar mendingan walau ada yg gak sesuai

    BalasHapus

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -