Rabu, 03 Agustus 2011

Malam"lailatul qodar" yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai malam diturunkannya Al-Quran dan malam yang lebih baik dari 1000 bulan, merupakan malam yang oleh orang Islam dipandang sebagai malam penuh kemuliaan. Malam yang turun di bulan suci Ramadhan ini banyak sekali "diburu" kaum muslimin. 

Pada malam itu, konon Allah menetapkan "takdir" hambanya selama satu tahun ke depan, sehingga malam itu dinamakan malam "qodar". Malam ini hadir setiap tahunnya di bulan Ramadhan, tapi tidak ada yang tahu kapan malam di antara malam-malam bulan Ramadhan yang menjadi malam lailatul qodar.

Apakah untungnya meraih Lailatul Qodar?
Dari banyak cerita dan pengalaman, orang yang beroleh Lailatul Qodar adalah orang-orang meraih "perbaikan" dalam hidupnya utama dalam hal spiritual. Saya pernah diceritai orang yang mengalami pengalaman spiritual di sebuah malam di bulan Ramadhan, di mana setelah kejadian itu dia menjadi rajin ibadah, padahal sebelumnya dia tidak pernah kenal ibadah sama sekali. Hidupnya hanya kerja dan kerja, dunia dan dunia. 

Ada juga yang mengalami pengalaman spiritual lain di bulan Ramadhan. Dulunya, dia sudah tertib shalat tetapi setelah melalui malam ini, dia lebih "dalam" dalam merasakan nikmatnya shalat dan ibadah lainnya. Banyak lagi pengalaman orang yang memperoleh malam 'Lailatul Qodar' ini. Bertingkat-tingkat dan berlevel-level. Tapi rata-rata orang yang mengalami ini menampakkan perubahan dalam hidupnya. 

Insyaallah mereka itu diridhai Allah. Kalau 1000 bulan disetarakan dengan 80-an tahun, maka orang yang beroleh 1 malam mulia di bulan Ramadhan ini bisa diartikan beroleh kemuliaan selama hidupnya. Kalau orang sudah beroleh kemuliaan semacam itu, bukankah itu sudah amat dekat dengan surga?

Bagaimanakah caranya meraih Lailatul Qodar?
Banyak cara dilakukan untuk meraih malam ini. Kebanyakan ialah memperbanyak ibadah di bulan suci ini. Ada yang menitiberatkan pada penyempurnaan malam-malam ganjil di bulan Ramadhan, karena memandang bahwa Allah menyukai yang ganjil dan karenanya Lailatul Qodar pasti diturunkan pada hari ganjil. 

Ada juga yang lebih memfokuskan di sepertiga bulan Ramadhan yang terakhir atau 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, utamanya di malam-malam ganjilnya yaitu malam 21, 23, 25, 27 dan 29. Tapi sesungguhnya ada satu cara yang efektif dan diyakini teman saya sebagai satu-satunya jalan meraih malam lailatul qodar. Kemungkinannya adalah 100%. Bagaimana itu?

Menurutnya, malam 'lailatul qodar' pasti turun di bulan Ramadhan. Kalau toh, hanya perlu bersabar dalam 1 bulan saja untuk beroleh kemuliaan seumur hidup atau bahkan pahala surga, mengapa kita pelit-pelit memfokuskan diri di malam-malam ganjil atau di 10 malam terakhir? 

Mengapa tidak sekalian kita fokus ke seluruh hari dan malam selama bulan Ramdhan ini?? Mengapa tidak segera kita niatkan untuk meluangkan waktu "memperbaiki diri" kita ini, menjaga sholat wajib yang lima, puasa sebulan penuh, dan menyempurnakannya dengan shalat tarawih syukur ibadah sunnah lainnya. Insyaallah, Allah mempertemukan kita dengan malam itu. Kalau kita sudah lewat beberapa hari, bagaimana? Tentu tidak ada kata terlambat... mulailah dari sekarang untuk tidak menyiakan satu hari pun atau satu malam pun dari bulan Ramadhan ini. Insyaallah...

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -