Minggu, 26 Juni 2011

Tahukah Anda, Mengapa Tuhan Membiarkan Ada Manusia yang Membangkang?

Dulu, dalam sebuah percakapan ringan dan santai antar teman.

Setelah membicarakan suatu peristiwa, seorang teman bertanya,

”Kok ada ya orang yang seperti itu. Mengapa ya, Allah biarkan di dunia ini ada orang-orang kafir, fasiq dan orang-orang suka bermaksiat?”

Dengan santai, Ustadz Maskur Hasan menjawab,

“Ya untuk wasailul idhoh-nya Al-Quran. Ya semua yang baik, yang jahat, yang sedang-sedang, dan beraneka ragam jenis dan tingkat ketaatan dan pembangkangan manusia kan juga dalam rangka menjadi wasailul idhoh-nya Al-Quran. Tinggal kita memilih menjadi wasailul idhoh yang baik atau yang buruk.”

Yang dimaksud wasailul idhoh (dalam dunia pesantren) adalah alat peraga atau model. Maksud ustadz Maskur Hasan tadi adalah bahwa telah disebutkan di dalam Al-Quran kalau manusia itu beraneka ragam, dan apa yang disebutkan Al-Quran ini dikuatkan oleh alat-alat peraga/model berupa manusia yang faktanya beraneka ragam.

Beliau mencontohkan, Al-Quran menyebutkan tentang adanya kaum homo, maka selamanya di dunia ini akan ada kaum homo. Ketika disebutkan tentang adanya pencurian dan hukum bagi pencuri, maka hingga kiamat akan tetap ada orang yang menjadi pencuri. Begitu juga model-model banyak manusia seperti orang beriman, orang Islam, orang Nasrani, orang Yahudi, orang munafiq, orang kafir, orang musyrik, orang fasiq, pemalas, pengkhianat, orang bodoh, orang sombong dan seterusnya.... selama Al-Quran masih menyebutnya, selama itu pula ada manusia yang “memperagakannya” atau menjadi “alat peraga” atau wasailul idhoh tadi. Di sinilah posisi merdeka manusia untuk memilih, apakah memilih menjadi “alat peraga” yang baik atau buruk, tentunya semua lengkap dengan segala konsekuensinya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -