Selasa, 15 Februari 2011

Saya tahu dan anda semua juga tahu, tokoh Superman itu hanya fiktif alias tidak pernah ada. Karakternya pun amat sangat tidak masuk akal. Di mana-mana manusia tidak ada yang bisa terbang, kebal senjata, bergerak melebih kecepatan suara, mengeluarkan api dari matanya, mengeluarkan pembeku dari mulutnya, dan seterusnya. Namun begitu, tugas pembuat cerita komik berikut filmnya adalah membuat semua itu seolah masuk akal dan logis adanya.

Ketika semua karakter Superman itu tidak mungkin ditemukan pada manusia biasa, maka sang pembuat cerita membuat seolah-olah Superman adalah sosok ‘makhluk’ asing serupa manusia tapi berasal dari planet lain yang dinamakan Krypton. Sebuah planet yang memang dihuni ‘manusia-manusia’ super dan sudah mencapai teknologi tinggi jauh melebihi pencapaian manusia bumi. Sampai di sini, sebenarnya penjelasan asal-usul Superman ini dibuat oleh pengarangnya (Joe) tidak lain adalah “upaya” membuat cerita Superman itu dapat diterima akal/nalar. Begitu juga pada semua tokoh-tokoh fiktif lainnya.

Namun masalahnya ada satu hal yang tiba-tiba terpikir oleh saya, yang terasa tidak masuk akal/nalar saya tentang Superman. Terutama dalam film Superman Returns.
Sebenarnya amat sepele banget, namun kalau ini tidak ‘ditata’ sedemikian rupa oleh sutradara atau tim pembuat film Superman Returns, barangkali bisa membuat orang merasa geli dan heran. Yaitu tentang “sepatu” Superman.

Kalau seorang anak dengan berteriak “Shazam” lantas serta merta secara ekstrim berubah menjadi Kapten Marvel berikut tubuh dan pakaiannya. Saya tidak heran, dan cukup menerima, karena Kapten Marvel diceritakan bahwa kekuatannya berbasis magic. Jadi ketika, ia berubah sedemikian rupa, cukup bisa diterima karena semua tahu dan sepakat kalau sulap/magic itu begitu adanya dan tidak perlu minta penjelasan logisnya.
Tapi beda dengan Superman. Yaitu sepatunya? Kenapa dengan sepatunya? Superman dalam banyak hal, berusaha dijelaskan dengan sudut pandang ilmiah. Tapi secara logika sangat sederhana, perubahan “sepatu” Superman sulit diterima dengan akal/nalar.

Ketika Clark Kent yang berjas lengkap dengan cepat tiba-tiba berubah menjadi Superman yang berkostum biru dan berjubah merah, lengkap dengan celana dalamnya yang di bagian luar. Masih bisa dijawab! Yaitu kostum biru Superman itu dipakai di bagian dalam jas (full dress) tersebut, ketika jas dan baju dibuka, nampaklah kostum biru itu. Oke....

Tapi sekarang pertanyaannya, kalau Clark Kent yang berjas (full dress) itu bersepatu hitam, sekali lagi bersepatu hitam pendek dan bertali...... Ketika menjadi Superman kok..... tiba-tiba... langsung menjadi sepatu boots panjang berwarna merah. Selama menjadi Clark Kent tadi di mana ditaruhnya sepatu boots merah itu??????

Mungkinkah selama menjadi Clark Kent, sepatu bootsSuperman itu dikantongin?? Atau masak sih sepatu boots merah itu dipakai rangkap dibagian dalam sepatu pantofel hitam Clark Kent????. Sepatu boots merah setebal dan sebesar itu, mana mungkin dipakai rangkap di bagian dalam sepatu hitam pantofel?
Ini masuk akal, kalau sepatu Superman itu tipis seperti kaos kakinya Spiderman dan bukan sepatu boots, panjang lagi.

Coba lihat sepatu pantofel Clark Kent ini?


Dan lihat sepatunya yang ikut berubah ketika menjadi Superman. Nampak merah dan tinggi. Di manakah sepatu boots ini disembunyikan Superman ketika menjadi Clark Kent?



Andai Superman itu menurut cerita kekuatannya berbasis magic, selesai sudah!! Tidak perlu saya heran. Pasti jawabannya, karena magic itulah sepatu pantofel hitam Superman disulap langsung jadi boot merah.

Atau mungkin baju Superman itu berganti secara digital layaknya Transformer, selesai juga!! Pasti jawabannya, jas Clark Kent ‘bertransformasi’ menjadi jubah biru, berikut sepatu hitam bertranformasi menjadi sepatu boots merah panjang. Dah selesai, habis pertanyaan!

Tapi pada setting cerita kali ini, kostum biru itu ‘disembunyikan’ manual di bagian dalam baju/jas Clark Kent. Lantas satu, pertanyaan yang belum bisa dijawab film ini................... di manakah secara manual sepatu boots merah panjang Superman ini ‘disembunyikan’ saat menjadi Clark Kent????? Bukankah Clark Kent bersepatu pantofel pendek tipis hitam....???
Hehehehehe.....

Beberapa alternatif biasa dipakai pembuat film agar soal sepatu Superman ini “masuk akal”, antara lain:

Satu, Superman dalam aksinya memakai sepatu merah tipis aja.... mirip Spiderman gitu, jadi dalam cerita seolah-olah dipakai rangkap di bagian dalam sepatu hitam pantofel saat menjadi Clark Kent. Masuk akal kan??

Kedua, Clark Kent ke mana-mana harus memakai sepatu boots merahnya Superman. Jadi kalau sewaktu-waktu menjadi Superman, sepatunya tidak perlu ganti. Tapi... kalau sepatu merah itu nggak matching dengan pakaiannya... tanggung sendiri. Atau kalau orang pada curiga, kok... Clark Kent tiap hari pakai sepatu boots panjang gitu.... emang banjir ya....???!!! Atau sampai kepergok, lha kok pakai sepatunya Superman??!! ..... Hehehehe...

Ketiga, Clark Kent kemana-mana bawa tas ransel atau tas kresek, hehehehe... buat ngantongin sepatu boots merahnya Superman. Jadi pas mau berubah, langsung pakai dech. Eh, tas kresek itu bisa juga dipakai buat nampung sementara jas/baju n kacamatanya yang dilepas tadi.... kan tidak boros.. banyak buang baju dan asesoris kan..... hehehehe.... (Imam S. Bahri)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -