Sabtu, 22 Januari 2011


1. Manusia diciptakan dari tanah, Jin diciptakan dari api, dan Malaikat diciptakan dari cahaya (nur).

2. Malaikat adalah makhluk hidup tetapi tidak membutuhkan makanan dan minuman, tidak berjenis kelamin laki-laki, dan tidak pula berjenis kelamin perempuan seperti yang digambarkan kebanyakan orang.

3. Malaikat adalah makhluk Allah yang selalu patuh dan tidak pernah mengabaikan perintah-Nya. Sedangkan Jin dan Manusia masih memiliki kecenderungan melanggar dan menentang perintah-Nya.

4. Malaikat adalah makhluk ruh yang tidak dapat dilihat oleh indera manusia. Malaikat bisa berubah-ubah wujud dengan izin Allah.

5. Malaikat memiliki sayap, tapi sayapnya bukanlah seperti sayap burung.

6. Malaikat diciptakan Tuhan dan diberi akal, binatang diciptakan dan diberi hawa nafsu, sedangkan manusia diciptakan dan diberi akal dan hawa nafsu. Dengan perpaduan akal dan hawa nafsu ini, manusia diharapkan bisa mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan cara yang baik pula.

7. Manusia ditempatkan lebih mulia daripada Malaikat, karena manusia masih bisa tunduk dan patuh pada Tuhan sekalipun dirinya dibebani hawa nafsu. Seandainya Malaikat dibebani hawa nafsu sebagaimana manusia, malaikat akan menjadi makhluk yang lebih membangkang dari manusia.

8. Malaikat adalah makhluk Tuhan yang jumlahnya sangat banyak, dan tiap-tiap Malaikat memiliki tugas yang berbeda-beda. Dari jumlah Malaikat yang banyak, kaum muslimin diwajibkan mempercayai 10 nama malaikat, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Raqib, Atid, Munkar, Nakir, Malik, Ridwan.

9. Empat Malaikat yang terkemuka adalah Israfil (peniup sangkakala), Jibril (penyampai wahyu), Mikail (penebar rezeki), Izrail (pencabut nyawa). Keempat ayat dalam Surah Al-Ikhlash tertulis di sayap keempat malaikat ini. “Qulhuwallahu Ahad” tertulis di sayap Jibril, “Allahus-shomad” tertulis di sayap Mikail, “Lam yalid wa lam yulad” tertulis di sayap Izrail, dan “Walam yakul-lahu kufuwan ahad” tertulis di sayap Israfil.

10. Dalam batok kepala keempat sahabat tertulis keempat ayat dalam Surah Al-Ikhlash seperti halnya pada empat malaikat yang terkemuka. “Qulhuwallahu Ahad” tertulis di batok kepala Abu Bakar Ash-Shidiq, “Allahus-shomad” tertulis di batok kepala Umar Al Faruq, “Lam yalid wa lam yulad” tertulis di batok kepala Ustman Dzunnuroin, dan “Walam yakul-lahu kufuwan ahad” tertulis di batok kepala Ali Asy-Sakhiyyi.

11. Keagungan Malaikat Izrail (pencabut nyawa) digambarkan dengan bahwa seumpama saja seluruh air laut di bumi disiramkan ke atas kepala malaikat ini, maka tidak setetespun yang akan jatuh ke bumi.

12. Malaikat yang diciptakan dengan bentuk yang nyaris sama dengan Malaikat Izrail (pencabut nyawa) adalah Malaikat Mikail (penebar rezeki).

13. Makhluk terbesar yang diciptakan Allah adalah Al-Maut (kematian), hanya Allah-lah yang melebihi kebesarannya. Namun dengan izin Allah, Al-Maut dikuasakan di genggaman Malaikat Izrail (pencabut nyawa).

14. Makhluk hidup yang terakhir dicabut nyawanya di hari kiamat oleh Malaikat Izrail adalah Jibril, Mikail, lalu Israfil. Sedangkan Allah sendirilah yang mencabut nyawa Malaikat Izrail, sebagai makhluk yang terakhir hidup.

15. Malaikat Israfil (peniup sangkakala) memiliki empat sayap, dua sayap menjangkau seluruh bagian timur dan barat, satunya menutupi badannya dan satunya lagi menutupi kepalanya.

16. Muka Malaikat Israfil (peniup sangkakala) senantiasa menghadap ‘Arsy untuk menunggu perintah Allah. Pada awalnya Malaikat Israfil diciptakan putih bercahaya, namun mukanya menjadi kuning tua karena getaran rasa takutnya yang dahsyat kepada Allah.

17. Sepasang Malaikat yang ditugaskan menginterogasi di alam kubur (alam kematian) adalah Munkar dan Nakir. Mereka mendatangi jiwa manusia yang baru mengalami kematian.

18. Malaikat Munkar-Nakir sangatlah menyeramkan, keduanya memiliki gada besi yang sangat berat. Digambarkan seandainya gada tersebut dipukulkan ke sebuah gunung, maka pasti hancur menjadi debu.

19. Sepasang Malaikat yang ditugaskan mencatat (merekam) amal perbuatan jin dan manusia adalah Raqib (mencatat amal baik) dan Atid (mencatat amal buruk).

20. Apabila jin dan manusia kedapatan berbuat baik, Malaikat Raqib (pencatat amal baik) bersegera mencatatnya sekalipun masih berupa niat. Dan apabila manusia kedapatan berbuat buruk, Malaikat Atid (pencatat amal buruk) tidak serta merta mencatatnya, memastikan hingga benar-benar bersatu antara niat dan perbuatannya. Niat buruk yang tidak disertai perbuatan, dan perbuatan buruk yang tidak diniatkan/tidak disengaja, kedua-duanya tidak dicatat oleh Atid.

21. Di akherat setiap jin dan manusia memperoleh kitab kumpulan catatan selama hidupnya (road map atau raport). Bila hasilnya bagus akan diberikan dari arah kanan dan yang bersangkutan berhak atas surga. Bila hasilnya buruk akan diberikan dari arah belakang punggungnya dan yang bersangkutan disiksa di neraka.

22. Kenikmatan surga dan kepedihan neraka tidaklah pernah dilihat dan didengar manusia, tidak pernah pula terbersit dalam bayangan manusia. Seandainya ada manusia yang membayangkan kenikmatan surga dengan sangat dan kepedihan neraka dengan sangat, maka kenyataan sebenarnya adalah lebih dahsyat daripada semua bayangan itu.

22. Kenikmatan dan kebahagian yang diberikan surga tidaklah terkira dan terbayangkan. Namun ada kenikmatan dan kebahagiaan yang dirasakan melebihi itu semua bagi penghuni surga, yaitu kebahagiaan saat Allah memperlihatkan wajah-Nya pada mereka.

23. Dahsyatnya panas api neraka digambarkan bahwa api neraka sebesar buah kurma bila diturunkan ke dunia bisa menyebabkan langit dan bumi membara dan meleleh terbakar karenanya.

24. Malaikat penjaga neraka adalah Malaikat Malik. Malaikat-malaikat tentaranya mengelilingi neraka sebanyak tujuh puluh ribu barisan, dan jumlah tiap barisannya melebihi jumlah seluruh jin dan manusia yang pernah ada.

25. Malaikat-malaikat ada yang bertugas untuk senantiasa ruku’, ada yang senantiasa sujud, senantiasa bersyahadat, senantiasa bertasbih, senantiasa mengucapkan takbir-tahlil, senantiasa mengucapkan salam, membawa shalawat, menjaga masjid, memasukkan nyawa ke dalam kandungan, mengantar rezeki, menaungi tempat-tempat menuntut ilmu, menaungi tempat-tempat berdzikir, turun di malam Lailatul Qadar, memberi pertolongan dalam perang, membawa ruh orang yang syahid, mendoakan orang yang berinfaq, memberikan ilham, membawa amal, berkumpul di sekitar Ka’bah, bersaksi di padang Arafah, dst.

26. Luasnya Arsy (singgasana Tuhan) melebihi luasnya segala sesuatu. Malaikat yang tercepat dan dikaruniai lagi tiga puluh sayap, selama tiga puluh ribu tahun belum dapat mencapai sepersepuluh dari jarak tempuh menuju ‘Arsy. Padahal perjalanan lima puluh ribu tahun dalam ukuran manusia, dapat ditempuh oleh para malaikat dalam sehari.

27. Dalam peribadahan tiap Jum’at di Baitul Makmur (pusat peribadahan di alam malaikat), Jibril-lah yang menjadi muadzinnya, Israfil yang menjadi khatibnya, Mikail yang menjadi imamnya, sedangkan para malaikat menjadi jama’ahnya.

Sumber: Al-Quranul Karim, Hadist Rasulullah SAW, Kitab-kitab: Daqaiqul Akhbar, Durrotun Nasihin, Misykatul Anwar, Raudhatul Ulama, Tanbihul Ghafilin, Zubdatul Wa’idin, Kanzul Akhbar, Raunaqul Majalis, Washiyatul-Musthofa, Hayatul Qulub.

{ 5 komentar... read them below or Comment }

  1. Ketika saya membaca artikel Anda tentang "27 hal tentang Malaikat" salah satu sumber referensi artikel tersebut adalah "Kanzul Akhbar". Bagaimana cara mendapatkan kitab tersebut. Saya sangat membutuhkannya. Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Kitab ini biasanya beredar di pesantren salaf (biasa mengajarkan kitab kuning). Coba Mas/Mbak menghubungi pesantren salaf terdekat. Mungkin bisa mendapatkan kitab ini.

    BalasHapus
  3. Saya sudah berusaha seperti yang Anda sarankan bahkan termasuk ke pesantren salaf yang dinilai besar, tapi belum mendapatkan hasil. Saya sekali mengharapkan bantuan Anda. Terima kasih.

    BalasHapus
  4. pak, seandainya bapak tidak keberatan, saya ingin menghubungi bapak melalui telepon bapak yang saya temukan di who.is. terima kasih. saya yang membutuhkan kitab kanjul akhbar.
    nomer hp saya: 085316404232

    BalasHapus
  5. ass.wr.wb
    mas imam saya juga tertarik untuk memperoleh kitab tersebut...apakah sudah ada yang punya/memperolehnya

    BalasHapus

- Copyright © ISB Corner -Imam Saiful Bahri- Powered by Blogger - Modified by ISB Corner -